Rumus empiris sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Sebagai contohnya, air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen berbanding oksigen 2:1. Etanol pula selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon, hidrogen, dan oksigen 2:6:1. Namun, rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Contohnya, dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer. Perlu diperhatikan bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atom-atom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah CH.
Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.
My Blog List
Pages
Term of Use
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Blog Archive
-
▼
2011
(22)
-
▼
Juni
(17)
- Crazy Little Thing Called Love (2010)
- Mario Maurer
- Pimchanok Leuwisedpaiboon
- Hukum Hukum Dasar KIMIA
- TABEL PRIODIK (Standar)
- Elektronegativitas unsur-unsur
- ELEKTRONEGATIVITAS
- HIBRID sp
- HIBRID sp2
- HIBRID sp3
- HIBRIDISASI ORBITAL
- IKATAN HIDROGEN
- IKATAN KOVALEN
- GEOMETRI MOLEKUL
- RUMUS MOLEKUL
- UKURAN MOLEKUL
- ILMU MOKULER
-
▼
Juni
(17)
Followers
About Me
Blogger news
Blogroll
Menu
Archives
-
▼
2011
(22)
-
▼
Juni
(17)
- Crazy Little Thing Called Love (2010)
- Mario Maurer
- Pimchanok Leuwisedpaiboon
- Hukum Hukum Dasar KIMIA
- TABEL PRIODIK (Standar)
- Elektronegativitas unsur-unsur
- ELEKTRONEGATIVITAS
- HIBRID sp
- HIBRID sp2
- HIBRID sp3
- HIBRIDISASI ORBITAL
- IKATAN HIDROGEN
- IKATAN KOVALEN
- GEOMETRI MOLEKUL
- RUMUS MOLEKUL
- UKURAN MOLEKUL
- ILMU MOKULER
-
▼
Juni
(17)
Blogger templates
Selasa, 21 Juni 2011
RUMUS MOLEKUL
Rumus empiris sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Sebagai contohnya, air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen berbanding oksigen 2:1. Etanol pula selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon, hidrogen, dan oksigen 2:6:1. Namun, rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Contohnya, dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer. Perlu diperhatikan bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atom-atom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah CH.
Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.
Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar on "RUMUS MOLEKUL"
Posting Komentar